Kisah menarik, Zulaikha dan Nabi Yusuf


Semakin Zulaikha berusaha mengejar cinta Yusuf, semakin menjauh Yusuf kepadanya. Namun, ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Dia datangkan Yusuf untuk Zulaikha

Membahas perihal jodoh, memang tak ada yang tau. Jodoh, rezeki, dan maut hanya Tuhan yang tau. Mungkin selama ini kita sudah berusaha mencari tau siapa jodoh kita, namun jika Tuhan belum mempertemukan jodoh kita, bagaimana lagi? Entah kepada siapa kelak hati kita akan berlabuh, Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk kita. 
Seperti halnya dengan kisah Siti Zulaikha yang melabuhkan hatinya kepada nabi Yusuf. Zulaikha ang selalu menghalalkan segala cara untuk berusaha mengambil hatinya Yusuf, namun malah semakin menjauh Yusuf kepadanya. Namun ketika Zulaikha mengejar cinta Sang Pencipta, ia dapatkan Yusuf untuknya. Begitulah kisah cinta Zulaikha dan Yusuf, yang berakhir dengan sangat indah dan penuh dengan lika-liku.
Pada awal pertemuan mereka, bukanlah suatu kejadian yang terduga-duga melainkan karena Yusuf merupakan budak yang diangkat anak oleh Qatifar yang merupakan suami dari Zulaikha. Pada saat itu Qatifar diketahui sebagai seorang perdana menteri di Mesir yang pengaruhnya cukup kuat. Nabi Yusuf tinggal di istana bersama keluarga angkatnya. Nabi Yusuf adalah salah satu nabi yang memiliki sifat keteladanan dalam hal menjaga diri dan nafsu duniawi. Hal ini membuktikan bahwa kesabaran dan keikhlasan merupakan suatu hal yang membuahkan hasil yang tidak sia-sia, sehingga Allah membalas dengan berlipat kenikmatan yang lainnya. Nabi Yusuf juga membuktikan keteladan lainnya, salah satunya, yaitu tidak tertipu atau terperdaya oleh kebahagiaan duniawi.
Pada saat itu, Zulaikha masih sangat muda dan cantik sehingga tidak memandang Yusuf sebagai orang yang rendah, melainkan pria yang sangat menarik. Hanya dalam waktu yang cukup singkat Zulaikha sudah berikrar untuk menautkan hatinya kepada Yusuf yang pada saat itu masih sangat muda, sekitar umur 20 an tahun. Zulaikha adalah cobaan terberat nabi Yusuf. Sebagai seorang laki-laki, Yusuf juga memiliki nafsu, terlebih Zulaikha adalah perempuan yang begitu cantik jelita. Bahkan, Zulaikha selalu berhias secantik mungkin untuk menggoda dirinya. Namun, Yusuf sangat tau kalau dirinya tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak wajar.
Hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat susah bagi nabi Yusuf untuk menjaga hati dan nafsunya. Terlebih lagi, setiap waktu Zulaikha menunjukkan tanda-tanda kesukaan terhadap Yusuf. Tapi, perjuangan besar ini tidak percuma, pada akhirnya Yusuf seolah seperti batu yang tak tahan godaan. Ia juga berdoa agar bisa dijauhkan dari hal-hal yang bisa menjerumuskannya ke dalam lubang keburukan. 

Dikisahkan dalam Q. S. Yusuf ayat 23.

وَرَاوَدَتْهُ الَّتِي هُوَ فِي بَيْتِهَا عَنْ نَفْسِهِ وَغَلَّقَتِ الْأَبْوَابَ وَقَالَتْ هَيْتَ لَكَ ۚ قَالَ مَعَاذَ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ رَبِّي أَحْسَنَ مَثْوَايَ ۖ إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ 
وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَا أَنْ رَأَىٰ بُرْهَانَ رَبِّهِ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ ۚ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ
وَاسْتَبَقَا الْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَى الْبَابِ ۚ قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: "Marilah ke sini". Yusuf berkata: "Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik". Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung. (23)
Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih. (24)
Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: "Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?" (25)
Dalam kisah tersebut, bahwa Zulaikha mengunci tujuh lapis pintu untuk bisa bercinta dengan nabi Yusuf. Kamar Zulaikha memiliki tujuh lapis pintu dan bisa dipastikan bahwa kamar Zulaikha sangat aman dari para penyusup. Bahkan sang suami sendiri pun tak akan bisa masuk kamar tersebut, karena hanya ia seorang yang memegang kuncinya. Kamar yang sangat rapat ini kemudian menjadi senjata bagi Zulaikha untuk mengajak Yusuf melakukan hal-hal yang buruk. Saat itu Yusuf sedang membersihkan kamar, kemudian kata demi kata rayuan terlontarkan oleh Zulaikha untuk anak angkat suaminya itu. Namun Yusuf menolak akan hal itu. Zulaikha mengancam Yusuf akan memenjarakannya jika ia tetap menolak.
Pada akhirnya Zulaikha menjatuhkan fitnah karena cintanya yang teak terbalaskan. Zulaikha tak terbendung lagi, karena Yusuf tak tergoda dengan rayuan dan kecantikannya. Namun, ia tidak putus asa, ia mencoba untuk kembali mendapatkan Yusuf. Kelakuannya hingga keluar batas atau tidak sewajarnya. Zulaikha menarik baju Yusuf hingga sobek. Tiba-tiba suami Zulaikha muncul dan mengetahui hal tersebut. Zulaikha panik dan kebingungan, akhirnya pun Zulaikha buru-buru menutup aibnya dengan menjatuhkan semua kesalahannya pada Yusuf dan meminta agar ia dipenjarakan dalam waktu yang begitu lama.
Setelah sekian lama Yusuf dipenjara, tibalah ia dibebaskan. Nabi Yusuf pun akhirnya menjadi bendahara Negara, bahkan menjadi pengganti raja yang sebelumnya telah meninggal. Nabi Yusuf dipertemukan dengan Zulaikha yang telah menyesali segala perbuatannya. Dan akhirnya mereka menikah.
Begitulah sekilas kisah Nabi Yusuf dengan Zulaikha. Mereka memiliki lika-liku kehidupan yang sangat rumit perihal jodoh. Kita tidak pernah tahu kepada siapa kelak akan menikah. Karena menikah bukan suatu hal untuk main-main. Menikah juga tidak hanya untuk satu tahun atau dua tahun, namun untuk selamanya. Menjalani kehidupan bersama dan membangun bahtera kehidupan dengan damai dan tenteran tentunya untuk mengharap ridho Allah SWT. 
Wallahu’alam bii al-showwab 





No comments for "Kisah menarik, Zulaikha dan Nabi Yusuf"